:

Jatmiko Kembangkan Ekang Green Creative Village untuk Dorong Potensi dan Ekonomi Warga | SUSTENESIA

6 hari lalu

Kompas.TV - Jatmiko, pendiri Rumah Batik Bintan, mengembangkan Ekang Green Creative Village untuk memberdayakan warga Desa Ekang Anculai, Bintan, Kepulauan Riau. Berawal dari Rumah Batik Bintan, gagasan ini berupaya menyatukan potensi budaya, kreativitas, pertanian, dan lingkungan dalam satu ekosistem yang berkelanjutan. 

Tak hanya mengembangkan batik ramah lingkungan dan teknik ecoprint, Jatmiko juga mengolah sisa bahan membatik menjadi kompos. Melalui konsep ekonomi sirkular, ia berharap pengelolaan limbah semakin baik, budaya lokal tetap lestari, dan masyarakat memperoleh peluang pendapatan tambahan.

Inisiatif ini turut membuka kesempatan bagi warga untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi ekonomi desa. Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat memperluas pemasaran produk hingga menjangkau pasar yang lebih luas.

Saksikan #Sustenesia setiap Sabtu pukul 09.00 WIB hanya di KompasTV!

Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV

Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop untuk mendapatkan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga Rumah Batik Bintan Kembangkan Potensi Budaya Lokal dan Ekonomi Warga | SUSTENESIA di https://www.kompas.tv/video/697041/rumah-batik-bintan-kembangkan-potensi-budaya-lokal-dan-ekonomi-warga-sustenesia

Subscribe channel YouTube KompasTV dan aktifkan lonceng supaya kamu tidak ketinggalan video terbaru dari KompasTV.

#UMKMBerkelanjutan #LocalHeroes #SDGsLeaders

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/697046/jatmiko-kembangkan-ekang-green-creative-village-untuk-dorong-potensi-dan-ekonomi-warga-sustenesia

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sustenesia
Menata Hidup di Balik Jeruji | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Selamatkan Orangutan Tapanuli | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Pilah Sampah dari Rumah | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Nasib Orang Utan Tapanuli Terancam Pascabencana Banjir dan Lonsor Sumatera | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Orang Utan Tapanuli, Kera Besar Langka Terancam Punah | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Cerita Warga Pascabencana Banjir Longsor Sumatera: Kehilangan Kebun hingga Sumber Air | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Fast Fashion Picu Limbah Tekstil, Ini Cerita Content Creator Kreasikan Baju Bekas | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kurangi Limbah Fashion, Setali Indonesia Olah Pakaian Tak Terpakai  | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Fuguku Olah Limbah Plastik Jadi Tas, Berdayakan Perempuan Pengrajin | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Rumah Batik Bintan Kembangkan Potensi Budaya Lokal dan Ekonomi Warga | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke