:

Selamatkan Orangutan Tapanuli | SUSTENESIA

57 tahun lalu

KOMPAS. TV - Selamatkan Orangutan Tapanuli | SUSTENESIA

Orangutan Tapanuli merupakan salah satu primata paling langka di dunia. Habitatnya di Ekosistem Batang Toru menghadapi berbagai ancaman, sementara bencana alam turut memperparah kondisi hutan yang menjadi rumah mereka. Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan mereka?

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/690877/selamatkan-orangutan-tapanuli-sustenesia

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sustenesia
Menata Hidup di Balik Jeruji | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Selamatkan Orangutan Tapanuli | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Pilah Sampah dari Rumah | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Nasib Orang Utan Tapanuli Terancam Pascabencana Banjir dan Lonsor Sumatera | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Orang Utan Tapanuli, Kera Besar Langka Terancam Punah | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Cerita Warga Pascabencana Banjir Longsor Sumatera: Kehilangan Kebun hingga Sumber Air | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Fast Fashion Picu Limbah Tekstil, Ini Cerita Content Creator Kreasikan Baju Bekas | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kurangi Limbah Fashion, Setali Indonesia Olah Pakaian Tak Terpakai  | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Fuguku Olah Limbah Plastik Jadi Tas, Berdayakan Perempuan Pengrajin | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Rumah Batik Bintan Kembangkan Potensi Budaya Lokal dan Ekonomi Warga | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke