:

Rumah Batik Bintan Kembangkan Potensi Budaya Lokal dan Ekonomi Warga | SUSTENESIA

6 hari lalu

Kompas.TV - Rumah Batik Bintan mengembangkan potensi budaya lokal dan ekonomi warga di Desa Ekang Anculai, Bintan, Kepulauan Riau. Melalui batik khas Melayu yang terinspirasi dari kekayaan alam setempat, Rumah Batik Bintan turut melestarikan warisan budaya sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat melalui produk batik yang memiliki nilai jual dan daya tarik wisata.

Sejak 2019, Jatmiko memperkenalkan keterampilan membatik kepada ibu-ibu setempat untuk membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain memproduksi batik, Rumah Batik Bintan juga menghadirkan eduwisata membatik bagi wisatawan domestik hingga mancanegara.

Tak hanya melestarikan budaya lokal, Rumah Batik Bintan turut memanfaatkan tanaman seperti daun akasia dan mangrove sebagai sumber pewarna alami. Inisiatif ini diharapkan dapat mengembangkan potensi desa, mendorong perekonomian warga, serta mendukung pemanfaatan sumber daya alam yang lebih ramah lingkungan.

Saksikan #Sustenesia setiap Sabtu pukul 09.00 WIB hanya di KompasTV!

Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV

Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop untuk mendapatkan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga Fuguku Olah Limbah Plastik Jadi Tas, Berdayakan Perempuan Pengrajin | SUSTENESIA di https://www.kompas.tv/video/696577/fuguku-olah-limbah-plastik-jadi-tas-berdayakan-perempuan-pengrajin-sustenesia

Subscribe channel YouTube KompasTV dan aktifkan lonceng supaya kamu tidak ketinggalan video terbaru dari KompasTV.

#UMKMBerkelanjutan #LocalHeroes #SDGsLeaders

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/697041/rumah-batik-bintan-kembangkan-potensi-budaya-lokal-dan-ekonomi-warga-sustenesia

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sustenesia
Menata Hidup di Balik Jeruji | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Selamatkan Orangutan Tapanuli | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Pilah Sampah dari Rumah | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Nasib Orang Utan Tapanuli Terancam Pascabencana Banjir dan Lonsor Sumatera | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Orang Utan Tapanuli, Kera Besar Langka Terancam Punah | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Cerita Warga Pascabencana Banjir Longsor Sumatera: Kehilangan Kebun hingga Sumber Air | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Fast Fashion Picu Limbah Tekstil, Ini Cerita Content Creator Kreasikan Baju Bekas | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kurangi Limbah Fashion, Setali Indonesia Olah Pakaian Tak Terpakai  | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Fuguku Olah Limbah Plastik Jadi Tas, Berdayakan Perempuan Pengrajin | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Rumah Batik Bintan Kembangkan Potensi Budaya Lokal dan Ekonomi Warga | SUSTENESIA
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke