:

BEM UI ke Budiman Sudjatmiko Soroti 19 Juta Lapangan Kerja Gibran, Mana Progresnya? | ROSI

15 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan yang juga mantan aktivis, Budiman Sudjatmiko, menyebut Presiden Prabowo Subianto menyadari pentingnya dialog dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk mahasiswa.

Menurut Budiman, Presiden bahkan memintanya untuk berkomunikasi langsung dengan kelompok-kelompok masyarakat.

Budiman juga menyebut sejumlah menteri dan wakil menteri berlatar belakang aktivis dilibatkan untuk berdialog dengan komunitas masyarakat. Ia menegaskan, dialog tersebut bukan untuk melakukan kooptasi, melainkan membuka ruang komunikasi.

Budiman mengaku senang jika mahasiswa dapat menyampaikan kritik secara terbuka, termasuk kritik yang tajam terhadap pemerintah.

Namun, Wakil Ketua BEM UI 2026, Fathimah Azzahra, menegaskan bahwa persoalan utama bukan sekadar komunikasi pemerintah dengan masyarakat, melainkan dampak nyata dari kebijakan yang dijalankan.

Fathimah menilai, berbagai program dan pembentukan badan baru harus disertai konsep yang jelas, termasuk mekanisme pelaksanaan dan hasil yang ingin dicapai.

Ia mengingatkan, proses uji coba kebijakan yang berlangsung terlalu lama berisiko menghabiskan sumber daya tanpa memberikan hasil yang dirasakan masyarakat.

Selain menyoroti kejelasan program pemerintah, Fathimah juga mempertanyakan progres janji penyediaan 19 juta lapangan pekerjaan yang dikaitkannya dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Menurut Fathimah, hingga saat ini masyarakat belum melihat perkembangan yang cukup signifikan terkait target tersebut. Ia berharap, lapangan pekerjaan yang tercipta tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing masyarakat di tingkat global.

Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar. 

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/sFstPhIYbyM  

Baca Juga Budiman Rela Disebut Pengkhianat Reformasi, BEM UI Desak Pemerintah Tepati Janji | ROSI di https://www.kompas.tv/talkshow/698779/budiman-rela-disebut-pengkhianat-reformasi-bem-ui-desak-pemerintah-tepati-janji-rosi

#demomahasiswa #bemui #budimansudjatmiko 

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/698780/bem-ui-ke-budiman-sudjatmiko-soroti-19-juta-lapangan-kerja-gibran-mana-progresnya-rosi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
ROSI
Diplomasi Eks Menlu Hassan Wirajuda Cegah Perang Irak, Tak Mau Terbelah Barat vs Islam | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Mengapa Iran Sulit Ditundukkan? Eks Menlu Hassan Wirajuda Ungkap Rahasianya | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Eks Menlu Hassan Wirajuda: Iran Tak Akan Tumbang Meski Khamenei Gugur | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Eks Menlu Hassan Wirajuda Ungkap Sikap Keras Indonesia saat AS Serang Irak: Strongly Condemn! | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
AS-Israel Serang Iran, Eks Menlu Hassan Wirajuda: Peran Board of Peace Menyusut | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Iran Balas Hantam Wilayah Teluk, Eks Menlu Hassan Wirajuda: Perang Meluas | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
[FULL] AS-Israel VS Iran, Prabowo Siap jadi Mediator? | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Koperasi Desa Lawan Kartel! Ferry Juliantono: Untungnya Harus Kembali ke Desa, Ini Strateginya |ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Dana APBN untuk Koperasi Desa, Suroto Desak Status “Koperasi Publik”! | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Mobil Impor India untuk Koperasi Desa Merah Putih, Siapa Diuntungkan? |  ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke