:

Diplomasi Eks Menlu Hassan Wirajuda Cegah Perang Irak, Tak Mau Terbelah Barat vs Islam | ROSI

1 minggu lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Luar Negeri 2001-2009, Hassan Wirajuda mengungkapkan pemerintah saat itu melakukan konsultasi luas dengan berbagai pihak sebelum menentukan sikap sebelum pecahnya perang Irak pada tahun 2003. 

Konsultasi tersebut melibatkan tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, hingga berbagai elemen publik.

Langkah ini dilakukan untuk membahas kemungkinan upaya mencegah perang yang saat itu hampir pasti terjadi.

Menurut Hassan, salah satu kekhawatiran terbesar Indonesia adalah potensi persepsi global bahwa perang tersebut bukan sekadar konflik politik, tetapi bisa ditafsirkan sebagai perang antara Barat dan Islam.

Bahkan, situasi itu dikhawatirkan bisa berkembang menjadi persepsi konflik antara agama.

Karena itu, pemerintah Indonesia saat itu tetap berupaya melakukan berbagai langkah diplomasi untuk mencegah perang, meskipun menyadari peluang keberhasilannya sangat kecil.

Selain itu, pemerintah juga menyepakati pernyataan resmi yang akan disampaikan kepada dunia internasional.

Ia bahkan menyampaikan langsung sikap tersebut kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat saat itu, Colin Powell.

Hassan menegaskan pernyataan tersebut tidak hanya mewakili sikap pemerintah, tetapi juga mencerminkan aspirasi masyarakat Indonesia. 

 

Menurut Hassan, Powell merespons dengan sikap diplomatis dan menyatakan bahwa kedua pihak bisa saja memiliki pandangan berbeda.

Bagi Hassan, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa selama Indonesia konsisten menjalankan prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif, tidak ada negara lain yang dapat memaksakan pilihan politiknya kepada Indonesia.

Bagaimana menurut Anda? 

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/Ar0YyHxS21c  

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/655331/diplomasi-eks-menlu-hassan-wirajuda-cegah-perang-irak-tak-mau-terbelah-barat-vs-islam-rosi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
ROSI
Diplomasi Eks Menlu Hassan Wirajuda Cegah Perang Irak, Tak Mau Terbelah Barat vs Islam | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Mengapa Iran Sulit Ditundukkan? Eks Menlu Hassan Wirajuda Ungkap Rahasianya | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Eks Menlu Hassan Wirajuda: Iran Tak Akan Tumbang Meski Khamenei Gugur | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Eks Menlu Hassan Wirajuda Ungkap Sikap Keras Indonesia saat AS Serang Irak: Strongly Condemn! | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
AS-Israel Serang Iran, Eks Menlu Hassan Wirajuda: Peran Board of Peace Menyusut | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Iran Balas Hantam Wilayah Teluk, Eks Menlu Hassan Wirajuda: Perang Meluas | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
[FULL] AS-Israel VS Iran, Prabowo Siap jadi Mediator? | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Koperasi Desa Lawan Kartel! Ferry Juliantono: Untungnya Harus Kembali ke Desa, Ini Strateginya |ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Dana APBN untuk Koperasi Desa, Suroto Desak Status “Koperasi Publik”! | ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Mobil Impor India untuk Koperasi Desa Merah Putih, Siapa Diuntungkan? |  ROSI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke