Intisari-online.com - Pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia menyatakan kemerdekaannya dari penjajahan Jepang dan Belanda.
Peristiwa bersejarah ini ditandai dengan pembacaan teks proklamasi oleh Soekarno, yang kemudian menjadi presiden pertama Republik Indonesia.
Namun, tahukah Anda bahwa Soekarno saat itu sedang sakit demam malaria?
Menurut beberapa sumber sejarah, Soekarno menderita gejala malaria tertiana sejak malam sebelum proklamasi. Suhu tubuhnya sangat tinggi dan ia merasa lemas.
Teks: Intisari-online.com/Afif Khoirul M
Sumber Video: Arsip Nasional RI
Video Editor: Gridnetwok/Ndaru Guntur