Nationalgeographic.co.id - Penelitian baru dunia hewan dari University of Queensland menemukan bahwa paus bungkuk akan menyanyi lebih kencang saat badai.
Tapi uniknya, paus bungkuk tidak akan memiliki reaksi yang sama dengan suara mesin kapal dengan frekuensi yang sama.
Temuan tersebut mereka jelaskan di Proceedings of The Royal Society B belum lama ini. Makalah tersebut dipublikasikan dengan judul "Singing humpback whales respond to wind noise, but not to vessel noise" dan merupakan jurnal akses terbuka.
Pemimpin penelitian Dr Elisa Girola dari Fakultas Sains University of Queensland mengatakan, bahwa keanehan evolusi paus itu dapat berdampak pada pembiakan dan perilaku.
Teks: Nationalgeographic.co.id /Ricky Jenihansen
Sumber Video: Free HD Videos
Video Editor: Gridnetwork/Ndaru Guntur