Konsep Multiverse atau alam semesta jamak menyatakan bahwa alam semesta tempat kita tinggal bukanlah satu-satunya, melainkan ada kemungkinan keberadaan banyak dunia lain di luar batas pengamatan kita. Gagasan ini didukung oleh teori inflasi kosmik, di mana ruang angkasa dipercaya mengembang dengan sangat cepat dan membentuk gelembung-gelembung alam semesta terpisah yang masing-masing bisa memiliki hukum fisikanya sendiri.
Pandangan mengenai hal ini turut diperkuat oleh makalah ilmiah terakhir dari mendiang Stephen Hawking. Bersama rekan penelitinya, Hawking merumuskan kerangka matematis menggunakan fisika kuantum yang membuat gagasan tentang banyaknya alam semesta menjadi lebih masuk akal dan terstruktur secara teoretis dalam ilmu kosmologi modern.
Kendati demikian, tantangan terbesar dari teori Multiverse adalah pembuktian secara empiris karena lokasinya yang berada di luar jangkauan pengamatan langsung. Hingga saat ini, para ilmuwan masih terus mencari petunjuk melalui sisa-sisa radiasi kosmik purba, menjadikan misteri alam semesta lain sebagai salah satu topik paling menarik sekaligus menantang dalam dunia sains.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Wisnubrata, Gloria Setyavani Putri, Monika Novena
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah
Narator: Musayadah Khusnul Khotimah
Video Editor: Musayadah Khusnul Khotimah
Produser: Musayadah Khusnul Khotimah
Musik: Case_File_2026_10_23 (AI)
#Saintek #Sains ##cclabs ##DailyNews #RahasiaBumi #Multiuniverse #AlamSemesta #AlamSemestaLain