Prajurit TNI terlibat kontak senjata dengan 15 anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Kopitua Heluka di Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Sabtu (7/11).
Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan sebelum terjadi kontak senjata prajurit terlebih dahulu melakukan upaya persuasif dengan meminta mereka meletakkan senjata.
Namun, ajakan damai tersebut dibalas tembakan senjata api ke arah prajurit TNI.
Setelah 45 menit terjadi kontak senjata, prajurit TNI berhasil memukul mundur 15 anggota tersebut dan meyita 7 pucuk senjata.
"Sebelum kontak tembak terjadi sudah terlebih dahulu melakukan upaya persuasif," ujar Lucky.
Bagaimana pendapatmu?
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV