Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sukses mematahkan operasi surveilans militer Amerika Serikat di sebelah barat Selat Hormuz dan perairan Pulau Qeshm. Tanpa memantik satu pun rudal konvensional, Teheran menjatuhkan dan membajak empat unit drone pengintai MQM-170 "Outlaw G2" milik AS dalam kondisi fisik utuh.
Mengandalkan kombinasi taktik perang elektronika tingkat tinggi, mulai dari command-and-control jamming, GPS spoofing, hingga meaconing, IRGC berhasil mengacak kompas intelijen Washington sekaligus menjaga koordinat benteng pertahanan pasifnya tetap terlindungi dari pelacakan musuh.
Menyikapi krisis titik buta dan gerilya laut ini, Pentagon langsung membalas dengan menyuntikkan investasi senilai $782 juta demi membanjiri CENTCOM dengan 25.000 lebih sistem otonom dan mempercepat pembentukan Komando Perang Otonom (AUTOWARCOM) pada 2027.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#Global #Konflik ##Kompascomlab #PerangIranVsAS #Iran #AmerikaSerikat #PerangIran #SelatHormuz #DonaldTrump #IRGC
Music: Night_Breach (AI)