Serangan siber menyasar fasilitas penyimpanan darah milik Badan Darah Perancis (EFS) pada 2 November 2026.
Peretas diduga mengubah pengaturan sistem pendingin hingga suhu penyimpanan plasma meningkat secara ekstrem. Beruntung, sistem deteksi otomatis berhasil menemukan kejanggalan tersebut sebelum stok darah mengalami kerusakan.
EFS memastikan tidak ada produk darah yang hilang dan tidak ada konsekuensi kesehatan yang teridentifikasi.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Sumber Video: Inten Esti P Narator: Wiyudha Betha Dinaragis Penulis Naskah: Wiyudha Betha Dinaragis Video Editor: Wiyudha Betha Dinaragis Produser: Wiyudha Betha Dinaragis