KOMPAS.TV - Sebuah kapal tanker minyak dilaporkan terbakar setelah diduga menabrak ranjau laut di bagian timur Selat Hormuz, Senin malam (2/11/2026) waktu setempat.
Kapal tersebut disebut beroperasi di area yang dinyatakan terlarang dan tidak aman serta diduga telah mematikan sistem navigasinya.
Departemen Hubungan Masyarakat Angkatan Laut Iran menyatakan pemilik kapal seharusnya belajar dari insiden yang menimpa kapal-kapal yang mereka sebut sebagai kapal nakal. Kapal-kapal tersebut dituding mematikan sistem identifikasi sebelum melintasi area terlarang.
Di waktu yang hampir bersamaan, ledakan beruntun juga dilaporkan terjadi. Kantor berita IRNA menyebut saksi mata melihat dua pesawat terbang di atas Pulau Qeshm, di lepas pantai selatan Iran dekat Selat Hormuz.