LUMAJANG, KOMPAS.TV - Banjir lahar hujan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telah surut. Namun, sejumlah anak di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, masih belum dapat bersekolah karena akses menuju sekolah belum sepenuhnya aman.
Jalur yang harus dilalui warga melintasi Sungai Regoyo masih berisiko akibat arus yang deras. Sebagian orang tua memilih menggendong anak mereka untuk mengantarkannya ke sekolah.
Selain itu, sejumlah akses jalan masih tertutup material batu berukuran besar. Meski aktivitas warga di sepanjang aliran sungai mulai kembali normal, penambang pasir dan pekerja proyek mitigasi juga kembali beraktivitas.
BPBD Kabupaten Lumajang mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan susulan. Pemantauan dilakukan selama 24 jam di Pos Curah Kobokan, mengingat curah hujan di kawasan puncak dan lereng Gunung Semeru masih cukup tinggi.
#lumajang #banjir #gunungsemeru
Baca Juga Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru di Lumajang, Aktivitas Penambangan Dihentikan | JURNAL NUSANTARA di https://www.kompas.tv/regional/699407/banjir-lahar-hujan-gunung-semeru-di-lumajang-aktivitas-penambangan-dihentikan-jurnal-nusantara
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/699547/banjir-lahar-semeru-surut-akses-sekolah-anak-belum-aman-sapa-malam