Amerika Serikat kembali melancarkan serangan rahasia ke Pulau Qeshm, benteng pertahanan strategis Iran di muara Selat Hormuz yang menampung pangkalan rudal bawah tanah dan armada kapal selam siluman, Senin (2/11/2026). Serangan senyap militer AS ini meletus tepat ketika Presiden AS Donald Trump sesumbar bahwa Washington telah memenangkan pertempuran dan tidak lagi terlibat pertempuran selama berbulan-bulan.
Namun, fakta lapangan mengungkap keberadaan serangan terbatas Pentagon secara beruntun, yang langsung dibalas oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melalui tembakan rudal permukaan-ke-udara ke arah jet tempur AS serta aksi pencegatan proyektil di koridor maritim. Tindakan Washington menyerang Pulau Qeshm saat negosiasi di Qatar masih berjalan dianggap Teheran sebagai bukti pengkhianatan diplomasi yang memicu eskalasi baru.
Lantas, akankah manuver rahasia Trump di Pulau Qeshm ini memicu perang besar yang meletus lebih cepat, atau justru menjadi awal jebakan perang panjang yang membangkrutkan militer Amerika Serikat?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Nabilah Safirah
Produser: Marvel Dalty
#Global #Konflik ##Kompascomlab #PerangASVsIran #IRGC #Iran #SeranganUdaraAS #CENTCOM #IRGC #EpicFury #LittleEpicFury #SelatHormuz
Music: National Agenda (AI)