Jane, seorang pekerja migran asal Filipina di Singapura, menjalani hidup sebagai asisten rumah tangga sambil membangun masa depan anaknya dari jauh. Meninggalkan anak dan keluarga di kampung halaman demi bekerja di luar negeri adalah kenyataan yang juga dekat dengan banyak keluarga di Indonesia. Di tengah kerja yang berat, Jane menemukan cara untuk bertahan, yaitu dengan menulis puisi yang menjadi ruang pelarian sekaligus sumber kekuatan.