KOMPAS.TV - Karhutla belum berakhir. Kabut asap kembali menyelimuti Kota Palangka Raya. Kualitas udara juga masih berada di level berbahaya.
Meski sempat diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir, kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya belum sepenuhnya usai.
Sejak Selasa pagi, kabut asap kembali menyelimuti Kota Palangka Raya imbas dari karhutla.
Sebaran kabut asap kini mulai kembali tampak, mengepung setiap sudut kota. Bahkan, menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup, kualitas udara di Kota Palangka Raya kembali masuk dalam level berbahaya, dengan konsentrasi partikulat PM2.5 mencapai angka 384 mikrogram per meter kubik.