Serangan udara beruntun yang diduga dilancarkan oleh Amerika Serikat mengguncang Pulau Qeshm di mulut Selat Hormuz pada Senin malam (2/11/2026). Mengutip pejabat AS dan laporan media setempat, hantaman defensif tersebut menyasar pangkalan strategis Iran di pulau terbesar Teluk Persia yang menyimpan kompleks rudal bawah tanah, pangkalan angkatan laut, serta gudang drone dan ranjau, guna melumpuhkan kemampuan Teheran dalam mengancam serta memblokade jalur pelayaran kapal komersial internasional.
Serangan di Pulau Qeshm ini terjadi secara kontradiktif di tengah upaya diplomasi damai yang tengah dijajaki Washington melalui delegasi Qatar dan sinyal optimis dari Wakil Presiden JD Vance. Kendati demikian, laporan Wall Street Journal menyebutkan bahwa Komando Pusat AS (CENTCOM) tetap menyiapkan dasar untuk kampanye militer berintensitas tinggi pascalemilu paruh waktu, menandai strategi ganda Washington dalam menekan kekuatan militer Iran sembari membuka pintu perundingan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Elisabeth Putri Mulia
Music: Wireline Bulletin (AI)
#Global #perang ##dailynews ##cclab #ASSerangIran #Qeshm #Iran #AS #IranAS