Baznas Bazis DKI Jakarta menyoroti tingginya angka kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) imbas asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta Akhmad H. Abubakar mengatakan, per 21 Oktober 2026 tercatat 333.470 kasus ISPA akibat kabut asap karhutla di 68 kabupaten/kota pada 7 provinsi Kalimantan.
“Menurut data Kementerian Kesehatan, sekitar 333 ribu kasus ISPA tercatat pada provinsi yang terdampak karhutla. Korban paling banyak adalah kelompok anak-anak dan kelompok lanjut usia,” ujar Abubakar kepada wartawan di Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Maka dari itu, Abubakar mengajak warga Jakarta untuk saling membantu memulihkan kondisi fisik warga Kalimantan.
Melalui aksi bertajuk “Napas untuk Negeri”, Baznas Bazis DKI menargetkan donasi sebanyak Rp 3 miliar hingga 30 November 2026.
Uang yang terkumpul nantinya akan diwujudkan melalui empat program utama, yakni Rumah Sehat Oksigen, Layanan Home Visit Medis, Pendistribusian Logistik Paket Keluarga Tangguh, serta Logistik dan Dukungan APD.
Walau demikian, Baznas Bazis DKI bakal mengawali program “Napas untuk Negeri” lebih dulu pada 30 Oktober–6 November 2026 sebagai langkah awal melindungi kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan, dari bahaya asap karhutla.
Penulis Naskah: Dzaky Nurcahyo
Video Jurnalis: Dzaky Nurcahyo
Video Editor: Dzaky Nurcahyo
Produser: Abba Gabrillin
#news #karhutla #kalimantan #kebakaranhutan #vjlab