:

Iran Tidak Mempan Dirayu-Ancam AS, IRGC Siapkan Taktik Perang Panjang

2 jam lalu

Wakil Presiden AS JD Vance secara senyap mengirimkan surat diplomasi rahasia kepada Kepala Keamanan Iran Mohsen Rezaei melalui mediator Qatar demi membuka kerangka perundingan baru di kawasan Teluk menjelang pemilihan paruh waktu AS.

Namun, upaya diplomasi ini berjalan beriringan dengan gertakan Presiden AS Donald Trump yang memperingatkan sekutu Teluk untuk bersiap menghadapi potensi serangan militer kilat pasca-pemilu. Kombinasi rayuan diplomasi dan ancaman perang singkat ini sengaja dimainkan Washington untuk memaksa Teheran berlutut dan menghentikan program nuklirnya tanpa AS harus menanggung biaya konfrontasi yang mahal.

Lantas, akankah strategi bujuk rayu dan ancaman AS ini berhasil membendung perang jilid dua?

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

#Global #Konflik ##Kompascomlab #PerangIranVsAS #Iran #AmerikaSerikat #JDVance #DonaldTrump #IRGC

Music: A_Siege_at_Daybreak (AI)

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke