Pengamat Ekonomi dan Politik, Ichsannuddin Noorsy, menyoroti lemahnya tata kelola pemerintahan dan mental pejabat sebagai salah satu persoalan yang memengaruhi posisi tawar Indonesia dalam menghadapi Singapura.
Menurutnya, persoalan tersebut terlihat dari mudahnya pejabat Indonesia disuap sehingga kepentingan nasional berpotensi tersingkir dalam proses negosiasi.
“Betapa mudahnya pejabat kita disuap,” ungkap Ichsannuddin.
Ichsannuddin menegaskan, lemahnya penegakan hukum di dalam negeri turut memengaruhi posisi Indonesia dalam melakukan bargaining, diplomasi, dan negosiasi dengan negara lain.
Simak pembahasan selengkapnya dalam program #BolaLiar hanya di youtube.com/kompastv #VODKompasTV