Sugito (48), guru teknik pemesinan SMKN 1 Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, mengembangkan inovasi D-Usap untuk mengolah botol plastik bekas menjadi sapu.
Berawal dari keresahan melihat tumpukan sampah di sekolah, Sugito kini memiliki sekitar 50 mitra di berbagai daerah dan meraup omzet Rp 10 juta hingga Rp 20 juta per bulan dari usaha daur ulang tersebut.
"Kalau setiap jam istirahat satu orang membuang satu botol, pasti setiap hari sampah-sampah botol plastik itu menggunung," kata Sugito saat ditemui Kompas.com di kediamannya di Tambun Utara, Jumat (30/10/2026).
Seperti apa kisah perjuangan Sugito dalam berinovasi demi berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara mandiri?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Nurpini Aulia Rapika
Video Jurnalis: Nurpini Aulia Rapika
Penulis Naskah: Meiva Jufarani
Narator: Meiva Jufarani
Video Editor: Agung Setiawan
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Peristiwa #Viral ##Dailynews #DaurUlangSampah #DUsap #SampahPlastik #BotolPlastik #Inovasi #GuruSMK #Bekasi #UMKM #BisnisKreatif #RamahLingkungan
Music: Clear Signal (AI)
Artikel terkait:
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/10/30/18302861/diteriaki-pemulung-saat-kumpulkan-sampah-guru-smk-bekasi-kini-raup-omzet
https://megapolitan.kompas.com/read/2026/10/30/21430071/tak-perlu-modal-besar-guru-smk-ini-punya-alat-sulap-botol-plastik-bekas