JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee bersama tujuh pejabat senior pemerintah menyampaikan permintaan maaf dengan membungkukkan badan atas kebakaran apartemen Wang Fuk Court yang menewaskan 168 orang tahun lalu.
Laporan penyelidikan menyebutkan, kontraktor swasta menjadi pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Namun, laporan itu juga menemukan adanya kelalaian serius di empat lembaga pemerintah.
Material renovasi yang tidak memenuhi standar keselamatan, termasuk jaring perancah yang tidak tahan api dan papan busa, disebut turut mempercepat penyebaran api di kompleks perumahan kawasan Tai Po tersebut.
Pemerintah Hong Kong kini berjanji memperketat aturan keselamatan dan pengawasan proyek renovasi gedung.