JAKARTA, KOMPAS.TV - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi sorotan di tengah perdebatan mengenai respons pemerintah Indonesia terhadap Singapura.
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, mengingatkan pentingnya respons yang proporsional dalam menyikapi pernyataan dari negara tetangga.
Sementara itu, Pakar Geopolitik dan Keamanan Nasional, Wibawanto Nugroho Widodo, menilai nasionalisme harus didukung tata kelola pemerintahan yang kuat, kapasitas negara, dan langkah diplomasi yang terukur.
Menanggapi kritik tersebut, Juru Bicara Partai Gerindra, Kamrussamad, menjelaskan bahwa komunikasi Indonesia–Singapura telah membahas perkembangan pemadaman karhutla, penegakan hukum, serta rencana kerja sama kedua negara. Perdebatan ini mengangkat pertanyaan penting: apakah ketegasan diplomatik sudah sejalan dengan penyelesaian masalah di lapangan?
Di tengah karhutla yang berulang, mampukah pemerintah membuktikan komitmennya melalui pemadaman api, penegakan hukum, dan perbaikan tata kelola lingkungan?
Produser: Prayogi Haro
Editor: Lintang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/698937/dialog-cerdas-karhutla-belum-tuntas-gerindra-pakar-soroti-diplomasi-prabowo-dengan-singapura