JAKARTA, KOMPAS.TV - Respons Presiden Prabowo Subianto terhadap kritik Singapura dan Malaysia terkait kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memunculkan perdebatan. Sejumlah pihak menyoroti wacana pemangkasan pasokan gas ke negara tetangga sebagai respons terhadap kritik tersebut.
Namun, langkah ini dinilai perlu mempertimbangkan kepentingan nasional, hubungan bilateral, hingga posisi Indonesia dalam kerja sama kawasan.
Dalam diskusi ini, Senior Economist Ferry Latuhihin menilai respons tersebut impulsif dan tidak rasional. Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Kamrussamad mengaitkan persoalan dengan kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE).
Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana, pengamat ekonomi dan politik Ichsanuddin Noorsy, serta Co-Founder Synergy Policies Dina Prapto Raharja turut membahas dampak karhutla, kredibilitas Indonesia di mata internasional, dan pentingnya diplomasi dalam menghadapi kritik negara tetangga.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Lintang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/698934/adu-analisa-pakar-beberkan-sorotan-respons-prabowo-atas-kritik-singapura-malaysia-soal-karhutla