KALIMANTAN TIMUR, KOMPAS.TV - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Timur tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga hewan peliharaan dan satwa liar.
Sejumlah hewan, seperti kucing dan anjing, dilaporkan mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap. Salah satu klinik hewan bahkan mencatat peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga 50 persen.
Penanganan hewan yang mengalami gangguan pernapasan dilakukan melalui pemberian oksigen menggunakan oxygen chamber, disertai pengobatan untuk meredakan peradangan, antibiotik, dan multivitamin.