JAKARTA, KOMPASTV – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menggandeng Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal untuk memperkuat upaya pemberantasan narkoba hingga ke tingkat desa.
Kolaborasi tersebut dilakukan melalui program Desa Bersinar atau Desa Bersih Narkoba yang ditargetkan menjangkau 75.266 desa di seluruh Indonesia.
"Polri tidak bisa bekerja sendiri. Semuanya harapannya bagaimana masyarakat kita yang pengangguran, termasuk yang berkebutuhan karena pascarehabilitasi belum pekerjaan, ini bisa dipekerjakan sehingga bisa produktif sehingga angka kriminalitas bisa menurun," ujar Suyudi di Mabes Polri, Jumat (30/10/2026).
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyatakan, pihaknya siap mendukung program kolaborasi tersebut dengan melibatkan 10 asosiasi desa.
Menurut Yandri, program Desa Bersinar menjadi penting karena peredaran narkoba kini tidak hanya menyasar masyarakat di perkotaan, tetapi juga telah menjangkau wilayah pedesaan.
"Jumlah desa 75.266 desa itu insyaallah akan menjadi fokus kami bagaimana narkoba itu tidak menyasar warga di desa," kata Yandri.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Joshua
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/698866/kapolri-gandeng-mendes-berantas-narkoba-di-desa-sasar-pengangguran-dan-eks-pengguna