Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menyatakan bahwa kritik yang disampaikan dari internal koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto seharusnya berfungsi sebagai instrumen koreksi untuk penguatan bersama, alih-alih melemahkan soliditas partai pendukung pemerintah.
Pernyataan tersebut disampaikan Idrus untuk merespons sorotan yang dilayangkan oleh anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Kamrussamad, terkait kinerja sejumlah menteri.
Menurut Idrus, kritik di dalam koalisi merupakan hal yang wajar apabila didasari oleh niat tulus, penilaian yang objektif, faktual, serta berkeadilan dengan orientasi perbaikan kinerja pemerintahan.
"Kalau kritikannya disampaikan dengan niat yang tulus, objektif, faktual, jujur, dan berkeadilan memperkuat koalisi Merah Putih bagi suksesnya Pemerintahan Prabowo, maka penguatan itu semakin solid," kata Idrus melalui keterangan tertulisnya, Jumat (30/10/2026).
Sebelumnya, Kamrussamad menyoroti sejumlah persoalan pelayanan publik, seperti pemadaman listrik, antrean bahan bakar minyak (BBM), pemberantasan judi daring dan pinjaman daring ilegal, serta akses pembiayaan UMKM yang dinilai berpotensi mempengaruhi rantai pasok ekonomi dan kepercayaan investor.
Simak videonya berikut ini!
Video Jurnalis: Dimas Nanda Krisna
Penulis Naskah: Dimas Nanda Krisna
Video Editor: Dimas Nanda Krisna
Produser: Abba Gabrillin
#politik #idrusmarham #partaigolkar #prabowosubianto #gerindra #vjlab