KOMPAS.TV - Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terkait elektabilitas putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Survei yang dilakukan SMRC menempatkan elektabilitas Gibran di angka 29,7 persen.
Presiden Jokowi menyebut hasil survei dapat berubah, tidak tetap, dan dipengaruhi banyak faktor.
Namun, Jokowi tidak merespons pertanyaan mengenai pengaruh isu ijazah putranya terhadap elektabilitas Gibran.