Di tengah gangguan pasokan minyak akibat konflik di Timur Tengah, Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan kesiapannya untuk memasok hingga 30 juta barel minyak ke Indonesia tanpa biaya, modal kerja, maupun biaya kapal pengangkut. Penawaran ini mengemuka dalam pertemuan antara Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dan Duta Besar UEA pada Selasa (27/10/2026), sejalan dengan instruksi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan landasan Perpres Nomor 107 Tahun 2026 untuk mengamankan sumber energi alternatif guna menjaga ketahanan migas nasional.
Pada saat yang sama, Arab Saudi melalui Aramco juga memperkuat manuver strategisnya di kawasan Asia Pasifik dengan mengumumkan rencana penyimpanan hingga 9 juta barel minyak mentah di fasilitas bawah tanah Jurong Rock Cavern, Singapura, mulai paruh kedua 2027. Langkah mendatangkan cadangan lebih dekat ke pasar Asia ini dirancang sebagai bantalan keamanan pasokan energi untuk mengantisipasi ketidakpastian jalur distribusi global, khususnya di tengah eskalasi geopolitik di Selat Hormuz.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Elisabeth Putri Mulia
Music: Pressed Newsroom (AI)
#global #kerjasama ##newsdaily ##cclab #MinyakBumi #BBM #aramco #arabsaudi #singapura #minyakbumi #brent