:

China Kehilangan Triliunan Dolar saat Perang Supremasi AI dengan AS Memanas

9 jam lalu

Pasar saham China kehilangan nilai sekitar 2,4 triliun dolar AS sejak Mei di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap masa depan industri kecerdasan buatan atau AI. Indeks STAR 50 yang melacak perusahaan teknologi di Bursa Shanghai anjlok 40 persen sejak Juni, sementara indeks perusahaan besar lainnya turun sekitar 20 persen. Meski pemerintah China telah menggelontorkan investasi besar untuk mengembangkan AI dan robotika, banyak perusahaan masih kesulitan meraih keuntungan karena lemahnya permintaan konsumen domestik. Tekanan juga datang dari pembatasan teknologi China oleh Amerika Serikat.

Persaingan China dan AS untuk mendominasi AI turut menghadapi tantangan dalam mengembangkan robot humanoid dan teknologi canggih lainnya menjadi bisnis yang menguntungkan. Harga robot yang masih mahal dan penggunaan yang belum praktis membuat permintaan dari konsumen biasa terbatas.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati

Music: Top of The Hour (AI)

#Saintek #Sains ##cclabs #AIChina #PersainganBisnisChinaAS

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke