JAKARTA, KOMPASTV – Badan Gizi Nasional (BGN) menyelidiki kasus dugaan keracunan makanan yang dialami ratusan siswa di tiga SMP negeri di Dramaga, Bogor, Jawa Barat, usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, tim telah diterjunkan untuk mendalami penyebab kejadian, termasuk memeriksa dapur penyedia makanan dan prosedur pengolahan bahan pangan.
Dari hasil pendalaman sementara, BGN menemukan dugaan pelanggaran prosedur berupa pembelian bahan makanan dalam bentuk siap saji dari pihak lain.
“Dan ini diulangi kemungkinan yang di Bogor ini adalah karena dia beli bumbu kacang satenya itu barang jadi. Bumbunya itu diulekkan oleh siapa, di mana, kapan, bersih enggak bersih, enggak bisa dipastikan,” ujar Sudaryono.
Sebagai langkah awal, BGN telah menonaktifkan kepala dapur serta memberhentikan tenaga ahli gizi dan ahli keuangan yang terkait dengan dapur tersebut.
Operasional dapur juga dihentikan sementara untuk keperluan pemeriksaan dan investigasi.
Video Editor: Joshua
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/698455/bgn-tak-pandang-pemilik-dapur-mbg-ditutup-imbas-keracunan-di-bogor