:

Masyarakat Adat Tanah Putih Takut Dituduh Membakar, Tradisi Berladang Padi Hilang

3 jam lalu

Masyarakat adat Desa Tanah Putih, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengaku khawatir dituduh membakar lahan di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 


Ketakutan ini juga membuat warga cemas saat membantu memadamkan api di sekitar lahan mereka.


Mantir atau Tokoh Adat Desa Tanah Putih, Meliono, mengatakan, masyarakat takut dikriminalisasi meski tidak terlibat dalam pembakaran.


Kita ikut memadamkan api pun jadi kekhawatiran; siapa tahu nanti kita disangka dan dituduh membakar karena kita berada di titik lokasi, kata Meliono pada Kamis (22/10/2026). 


Ia menyebut, dua warga pernah ditahan di Polsek pada 2017 terkait dugaan pembakaran lahan, sebelum akhirnya dibebaskan setelah kasus tersebut diselesaikan secara damai.


Menurut Meliono, larangan membakar lahan turut membuat tradisi berladang padi masyarakat adat di Desa Tanah Putih ditinggalkan. Warga kini beralih ke perkebunan kelapa sawit dan harus membeli beras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Simak selengkapnya dalam video berikut ini.


Penulis: Cynthia Lova

Video Jurnalis: Cynthia Lova

Video Editor: Fajar Riyanto

Produser: Abba Gabrillin


#Karhutla #MasyarakatAdat #KalimantanTengah #TanahPutih #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke