Kehadiran infrastruktur digital yang merata kini membawa perubahan signifikan bagi kehidupan masyarakat di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), salah satunya di Desa Selat Mie, Pulau Combol, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Sebagai wilayah kepulauan dengan tantangan geografis yang cukup tinggi, aksesibilitas di Desa Selat Mie, terutama di sektor kesehatan melalui puskesmas pembantu serta sektor pendidikan di SD dan SMP Negeri 3 Satap Moro, kini semakin terbantu berkat adanya jaringan internet dan menara BTS 4G. Para tenaga pengajar kini lebih mudah mencari referensi dan mengembangkan bahan ajar interaktif, sementara layanan kesehatan dapat dikoordinasikan secara lebih cepat dan efektif.
Perluasan konektivitas ini turut ditopang oleh jaringan kabel laut serat optik Palapa Ring Barat serta peningkatan kapasitas Stasiun Bumi Satria-1 yang kini mencapai 20 Mbps demi mewujudkan konektivitas yang bermakna (meaningful connectivity).
Dampaknya pun dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM lokal di Tanjung Balai Karimun, di mana pengelolaan dan pemasaran produk melalui Gerai Kostal terbantu secara digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV