Iran memperluas gertakan militer ke area asimetris dengan mengancam melumpuhkan tujuh kabel internet bawah laut di Selat Hormuz jika infrastruktur strategisnya dihantam musuh.
Teheran resmi mengadopsi doktrin ofensif menggunakan gelombang rudal presisi, armada drone, dan potensi ancaman ke Laut Merah untuk menaikkan harga agresi AS-Israel.
Di sisi lain, meski Washington mematangkan skenario serangan balasan usai Pemilu Paruh Waktu AS 2026, para pakar menilai tindakan militer skala besar tetap tak menjamin Iran mau bertekuk lutut.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Bernadetha Nadia Deni Ananda Narator: Bernadetha Nadia Deni Ananda Video Editor: Angelia Elza Berliana Sari Produser: Marvel Dalty