Bank Rakyat China (PBOC) menegaskan bahwa kekuatan mata uang yuan tidak bergantung pada trik devaluasi kompetitif, melainkan ditopang oleh fondasi domestik yang kokoh seperti pasar yang luas, rantai pasokan industri yang lengkap, tenaga kerja terampil, serta kemampuan inovasi yang terus bertumbuh. Data historis menunjukkan bahwa ekspor China tidak peka secara langsung terhadap naik turunnya kurs, sementara PBOC terus mendorong fleksibilitas nilai tukar dua arah yang sejalan dengan penguatan sistem keuangan dan pembukaan pasar valas bagi lembaga keuangan asing.
Selain ketahanan sektor industri, penguatan yuan juga ditopang oleh ekspansi penggunaan yuan digital (e-CNY) yang kini telah bertransformasi menjadi uang deposito digital dengan nilai transaksi kumulatif mencapai 31 triliun yuan, serta sokongan kebijakan fiskal lewat penerbitan obligasi pemerintah jangka sangat panjang senilai 1,3 triliun yuan untuk mendanai proyek strategi nasional dan program tukar tambah barang konsumsi. Kombinasi antara daya saing industri, inovasi pembayaran digital modern, dan bantalan likuiditas moneter yang stabil inilah yang menjadikan yuan tetap perkasa di kancah global.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Elisabeth Putri Mulia
Music: Pressed Newsroom (AI)
#ekonomi #finansial ##newsdaily ##cclab #Yuan #YuanChina #Dolar #Dollar #RMB #CNY #China