KOMPAS.TV - Tragedi polisi tembak polisi kembali terjadi. Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai tewas setelah diduga ditembak juniornya, Bharada Andika Rahmadani, di Markas Komando Direktorat Kepolisian Udara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.
Peristiwa ini menyisakan sejumlah pertanyaan. Mulai dari dugaan mudahnya akses terhadap senjata api laras panjang, pengamanan markas, hingga kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Bagaimana penembakan ini bisa terjadi di lingkungan kepolisian yang seharusnya memiliki pengamanan ketat?
Jurnalis KompasTV, Dipo Nurbahagia, menelusuri lokasi kejadian bersama kuasa hukum keluarga korban, menggali sejumlah kejanggalan dari keterangan kerabat dan keluarga, serta mendengarkan perjuangan ayah Bharatu Valdo dalam mencari keadilan.
Penelusuran juga dilakukan melalui perspektif Kompolnas dan pakar kriminologi untuk mengungkap persoalan pengawasan senjata api, prosedur pengamanan, hingga evaluasi internal Polri. Benarkah tragedi ini sekadar persoalan antaranggota, atau ada fakta lain yang belum terungkap?
Baca Juga Terungkap! Motif Pembunuhhan Istri dan Anak di Madiun, Polisi: Karena Perselisihan Pribadi di https://www.kompas.tv/regional/698221/terungkap-motif-pembunuhhan-istri-dan-anak-di-madiun-polisi-karena-perselisihan-pribadi
Saksikan Program Dipo Investigasi setiap Senin pukul 20.30 WIB di KompasTV.
#polisitembakpolisi #tangsel #polisi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/698232/full-tragedi-polisi-tembak-polisi-di-tangsel-apa-pemicunya-dipo-investigasi