KOMPAS.TV - Hujan yang mengguyur Palembang, Sumatera Selatan, sejak dini hari (27/10/2026) membuat kualitas udara berangsur membaik. Meski demikian, kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat.
Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) membaik dari kategori berbahaya hingga sangat tidak sehat menjadi tidak sehat. Konsentrasi PM2.5 tercatat sebesar 196 mikrogram per meter kubik.
Berdasarkan data citra satelit Sipongi Kementerian Kehutanan, jumlah titik panas di Sumatera Selatan tercatat sebanyak 73 titik, dengan lebih dari 60 titik berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Sementara itu, jarak pandang mencapai lebih dari satu kilometer.
Operasi modifikasi cuaca terus dilakukan dengan penyemaian garam untuk merangsang hujan serta penggunaan dry ice untuk membantu mengurangi kabut asap.
Hujan juga mengguyur Banjarbaru, Kalimantan Selatan, membuat kondisi jarak pandang berangsur membaik. Meski kabut asap masih terlihat, jarak pandang kini cukup baik untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Aktivitas di luar ruangan pun mulai kembali normal. Lalu lintas diwarnai kendaraan dan berbagai moda transportasi yang melintas di jalanan.
#kabutasap #karhutla #hujan #palembang #banjarbaru
Baca Juga Aktivis Italia Ikut Bantu Warga Palembang Terdampak Kabut Asap Karhutla |SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/698043/aktivis-italia-ikut-bantu-warga-palembang-terdampak-kabut-asap-karhutla-sapa-siang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/698214/kondisi-asap-karhutla-palembang-banjarbaru-berkurang-usai-hujan-kompas-siang