Pemerintah Perancis mulai merespons tuntutan pelajar dengan menjanjikan sejumlah perubahan di sektor pendidikan, termasuk menambah 15.000 tempat di perguruan tinggi dan mengganti sistem penerimaan mahasiswa Parcoursup pada 2028.
Dilansir The Wall Street Journal (WSJ), Senin (26/10/2026), pemerintah Perancis juga akan membatasi jumlah siswa dalam kelas tingkat awal sekolah menengah negeri menjadi maksimal 28 orang, turun dari rata-rata saat ini yang lebih dari 30 siswa.
Pemerintah turut menyediakan pinjaman berbunga rendah senilai 4 miliar euro atau sekitar Rp 81 triliun bagi pemerintah daerah untuk merenovasi bangunan sekolah yang rusak. Bantuan keuangan bagi pelajar juga akan disesuaikan dengan inflasi.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inas Rifqia Lainufar
Penulis Naskah: Meiva Jufarani
Narator: Meiva Jufarani
Video Editor: Meiva Jufarani
Produser: Naufal Noorosa Ragadini
#Peristiwa #Viral #Dailynews #DemoPelajarPerancis #DemoPerancis #DemonstrasiPelajar #EmmanuelMacron #MenteriPendidikanPerancis
Music: Pressed Newsroom No 2 (AI)
Artikel terkait: https://www.kompas.com/global/read/2026/10/27/073518670/pemerintah-perancis-mengalah-tawarkan-sejumlah-perubahan-demi-redam-demo