:

Kasus Suami Siri Bunuh Istri dan Anak di Madiun, Apa Motif Pelaku? | KOMPAS MALAM

20 jam lalu

KOMPAS.TV - Teka-teki keberadaan Dini Hardiyanti, warga Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bersama anak laki-lakinya, terungkap.

Sempat dilaporkan hilang 5 Oktober lalu, ibu dan anak tersebut jadi korban pembunuhan. Polisi mengungkap, terduga pelaku adalah suami siri korban.

CCTV hotel merekam momen ketika kedua korban masuk ke dalam hotel bersama pelaku.

Rekaman lain, terduga pelaku terlihat keluar menuju mobil untuk mengambil sebuah kantong.

Setelah itu, keberadaan Dini dan sang anak tak lagi terlihat. Polisi berhasil menangkap pelaku saat bersembunyi di wilayah Jombang, Jawa Timur.

Olah TKP dilakukan polisi di sejumlah lokasi yakni di rumah pelaku, di rumah orang tua pelaku, serta di jembatan Sungai Bengawan.

Pelaku diduga membuang abu jenazah kedua korban di jembatan tersebut.

Keluarga tak kuasa menahan tangis saat mengetahui kematian korban dan anaknya. Keluarga berharap pelaku diganjar hukuman berat.

Polisi kini masih mendalami motif pelaku yang tega membunuh kedua korban secara sadis.

Untuk mengetahui perkembangan terbaru kasus pembunuhan ini, telah bergabung bersama kami Jurnalis KompasTV, Mahendara Tri Ginanjar dari Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga Kasus Suami Siri Bunuh Istri dan Anak di Madiun, Polisi Gelar Olah TKP di 3 Lokasi | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/698109/kasus-suami-siri-bunuh-istri-dan-anak-di-madiun-polisi-gelar-olah-tkp-di-3-lokasi-sapa-malam

#pembunuhan #suamisiri #istri

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698120/kasus-suami-siri-bunuh-istri-dan-anak-di-madiun-apa-motif-pelaku-kompas-malam

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke