Militer Israel atau Tzahal "membelot" usai tolak perintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menyerang Iran menjelang pemilu Israel yang akan diselenggarakan pada Selasa (27/10/2026). Kepala Staf Militer Israel Eyal Zamir disebut menilai serangan Israel ke Iran sebelum pemungutan suara tidak diperlukan.
Laporan media Israel juga mengungkap kekhawatiran bahwa isu Iran berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan politik menjelang pemilu. Sementara itu, Netanyahu juga membantah adanya konflik dengan Eyal Zamir, usai penolakan IDF terhadap perintah serangan ke Iran.
Upaya Netanyahu melanjutkan perang Iran pun dipandang sinis oleh para oposisi dan kandidat PM Israel lainya, termasuk oleh Gadi Eisenkot, Yair Lapid, Avigdor Liberman, dan Yair Golan. Mereka memperingatkan agar keamanan Israel tidak dijadikan alat politik , seraya menuduh Netanyahu berpotensi memicu konflik baru demi mempertahankan kekuasaan atau menunda pemilu.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Lina Tiyas Patmulasih
Narator: Lina Tiyas Patmulasih
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: The Third Hour (AI)
#Iran #Israel #BenjaminNetanyahu #IDF #MiliterIsrael #PemiluIsrael #Global #Perang #DailyNews