Setelah sempat anjlok 54 persen pada tahun lalu akibat ketegangan geopolitik, arus investasi dana kekayaan negara global ke China dan Hong Kong melonjak drastis hingga 190 persen dalam sembilan bulan pertama 2026 dengan total kucuran dana mencapai 14,2 miliar dolar AS. Lonjakan ini dipimpin oleh para investor asal Teluk termasuk Arab Saudi, Abu Dhabi, dan Qatar yang menyumbang sekitar 9,9 miliar dolar AS atau hampir 70 persen dari total keseluruhan investasi tersebut.
Uang para "sultan" Arab ini mengalir deras ke sektor-sektor masa depan seperti manufaktur canggih, bioteknologi, kecerdasan buatan, hingga pasar konsumen, termasuk investasi di perusahaan seperti Luckin Coffee dan Alibaba. Para investor global melihat valuasi aset China yang lebih rendah, luasnya pasar konsumen, serta kekuatan ekosistem industri dan riset sebagai peluang emas yang tidak boleh dilewatkan untuk mendiversifikasi portofolio sekaligus memperluas pijakan di Asia.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Elisabeth Putri Mulia
Music: River Bones No 2 (AI)
#finansial #ekonomi ##newsdaily ##cclab #saham #china #arab #investasi #dolar #yuan