PALANGKA RAYA, KOMPAS.TV - Sebagian besar wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, diguyur hujan sejak Minggu malam (25/10/2026) hingga Senin pagi (26/10/2026). Namun, kualitas udara di wilayah tersebut masih berada pada level sangat tidak sehat.
Indeks kualitas udara pada Senin pagi tercatat mencapai 235 mikrogram per meter kubik. Pemerintah Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Hingga kini, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah titik. Dampaknya, kabut asap terus menyelimuti Palangka Raya dan membuat jarak pandang menjadi sangat terbatas.