Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah muncul peringatan intelijen mengenai dugaan ancaman serangan terhadap warga dan personel AS di Timur Tengah hingga Eropa.
Washington merespons dengan mengurangi personel di sejumlah misi diplomatik, memerintahkan pegawai non-esensial beserta keluarga mereka meninggalkan Arab Saudi, serta memperbarui peringatan perjalanan untuk 13 negara di Timur Tengah.