Otoritas Pasar Energi atau EMA Singapura menyatakan, pengurangan pasokan gas alam dari Indonesia tidak terlalu berdampak pada kebutuhan energi Negeri Singa. EMA menyebut, pengurangan tersebut hanya mencapai kurang dari dua persen, dari total kebutuhan gas harian Singapura.
Lembaga ini juga memastikan, pasokan energi nasional masih aman dan mencukupi. Juru bicara EMA menjelaskan, pengurangan pasokan gas dari Indonesia tercatat sebesar 17 miliar British Thermal Units per hari atau BBTUD, selama 18 hari. Jumlah ini relatif kecil dibandingkan kebutuhan gas harian Singapura yang melampaui seribu BBTUD.
Simak selengkapnya dalam video berikut.
Penulis: Andika Aditia, Danur Lambang Pristiandaru
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Angela Putri Defana
Produser: Marvel Dalty
#Politik #Pemerintah #Dailynews #Indonesia #Singapura #EksporGasIndonesia #GasAlamIndonesia
Music: Pressed Newsroom No 2 (AI)
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/tren/read/2026/10/24/203000365/singapura-tanggapi-santai-ri-kurangi-ekspor-gas--cuma-2-persen
https://money.kompas.com/read/2026/10/24/152345126/skk-migas-kurangi-ekspor-gas-ke-singapura-mulai-hari-ini