Intelijen Amerika Serikat memperingatkan bahwa Iran semakin gencar berupaya menargetkan pejabat dan personel AS. Direktur Intelijen Nasional AS, Jay Clayton, menyebut rencana mematikan terhadap warga Amerika telah mencapai tahap lanjut. Situasi ini mendorong Washington mengurangi staf di sejumlah kedutaan di Timur Tengah, termasuk di Yordania, Lebanon, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Ancaman tersebut juga dikaitkan dengan serangan kelompok Houthi yang didukung Iran.
Di tengah meningkatnya kewaspadaan, Presiden AS Donald Trump masih mempertimbangkan kemungkinan melancarkan serangan baru terhadap Iran, meski belum mengambil keputusan final. Sementara itu, sejumlah pihak berupaya mendorong kedua negara kembali ke meja perundingan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati
Music: Breaking Signal 2 (AI)
#Global #Perang ##cclabs #PerangIranAS #KonflikIranAS
Media Sosial Kompas.com: