KALIMANTAN TENGAH, KOMPASTV - Komandan Social & Disaster Rescue Sekolah Relawan Muhammad Ardiansyah menyampaikan jarak pandang semakin sedikit imbas asap yang semakin tebal.
“Rekan-rekan dari sekolah relawan sudah 2 bulan bertugas di Kalimantan. Untuk kesehatan lumayan terdampak, biasanya setelah memadamkan api kami gunakan nebulizer,” kata Ardiansyah di Kompas Petang, Sabtu (24/10/2026).
Ia juga menyampaikan setiap harinya para relawan bertugas tergantung titik api, jumlah tim dan kondisi di lapangan.
“Luar biasa berat, banyak titik sulit air, susah akses, 2 hari lalu kami sempat api besar dan sulit mendapatkan akses air. Satu sisi kalau api besar, jarak pandang terbatas, lelah luar biasa. Tim kami ada 7 orang,” katanya.
Ia berharap karhutla selesai dan hujan segera turun.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Aqshal
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/697768/full-cerita-haru-relawan-di-kalimantan-tengah-berjuang-padamkan-karhutla