Jepang dan Korea Selatan "dibombardir" gelombang serangan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menyasar berbagai sektor, mulai dari perbankan, restoran, hingga layanan publik. Imbasnya, Jepang mengalami kebocoran puluhan juta data pelanggan.
Sementara di Korea Selatan, akibat serangan "hacker AI" menyebabkan kebocoran data terhadap sedikitnya 16 lembaga keuangan. Sekitar 100.000 catatan kontak pelanggan dan data pinjaman terekspos. Situasi ini mendorong kedua negara meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat perlindungan sistem digital.
AI diduga menjadi "senjata" baru dalam serangan siber yang menghantam Jepang dan Korea Selatan. Penggunaan AI dalam serangan siber ini pun menuai kekhawatiran karena dinilai mampu mempercepat pencarian celah keamanan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Soffya Ranti
Penulis Naskah: Lina Tiyas Patmulasih
Narator: Lina Tiyas Patmulasih
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: Measured Evidence 2026 10 23T080651 (AI)
Artikel terkait: https://tekno.kompas.com/read/2026/10/23/17350037/digempur-serangan-siber-jepang-umumkan-keadaan-darurat-presiden-korsel-turun?source=sorotan
#Jepang #KoreaSelatan #SeranganSiber #AI #Global #Teknologi #DailyNews #CyberAttack