Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin pekat di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (23/10/2026).
Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat mencapai 1.301 mikrogram per meter kubik dengan status berbahaya.
Di tengah kondisi tersebut, sekitar 300 anggota paguyuban seni dan budaya kuda lumping menggelar doa bersama di Bundaran Besar Palangkaraya untuk memohon hujan.
Kegiatan ini dilakukan karena warga telah menghirup kabut asap selama hampir empat bulan sejak awal Juli 2026.
Kenapa kita terdorong? Karena kita tinggal ada di kota Palangkaraya, provinsi Kalimantan Tengah, tentunya hati kita juga tergerak melihat kondisi dan situasi yang seperti ini. Kita berbagai upaya sudah kita lakukan dan juga kita doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, terus kita galakkan supaya ini segera sirna dan segera ada turun hujan. ujar Ketua Persatuan Paguyuban Seni dan Budaya Kuda Lumping Kota Palangka Raya, Joko Santoso.
Jurnalis Video: Kompas.com/Sabrina Asril
Naskah: Sabrina Asril
Kreatif: Blanka Rahel Maretha Joanne
Produser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta
~R #Asap #Palangkaraya