KOMPAS.TV - Kabut asap yang menyelimuti sejumlah titik di jalur darat dari Merauke menuju Boven Digoel, Papua Selatan, mengganggu aktivitas transportasi.
Menurut salah seorang sopir angkutan penumpang, salah satu wilayah yang dilaporkan mengalami kabut asap paling tebal adalah wilayah Sunup.
Kondisi ini menyebabkan jarak pandang pengendara sangat terbatas, bahkan di sejumlah titik hanya sekitar lima meter.
Imbasnya, waktu tempuh yang biasanya dapat dilalui dalam 7 hingga 8 jam, kini bisa memakan waktu hingga 10 jam karena sopir mengurangi kecepatan kendaraan untuk menghindari risiko kecelakaan.
Selain mengganggu pandangan, kabut asap juga dikeluhkan penumpang karena menimbulkan rasa perih pada tenggorokan dan hidung.