Virus Shamonda untuk kali pertamanya menginfeksi manusia. Kasus ini ditemukan pada seorang pasien asal Perancis, yang kemudian meninggal dunia usai mendapatkan perawatan. Biasanya, virus Shamonda ditemukan menginfeksi ternak, umumnya sapi, meski juga tercatat pernah terdeteksi pada domba, kambing, kuda dan alpaca.
Virus yang pertama kali terdeteksi pada sapi di Nigeria pada 1965 ini umumnya menyerang hewan ternak dan menyebar melalui gigitan serangga kecil sejenis agas. Hingga Oktober 2026, sekitar 20 kasus telah dilaporkan di lebih dari belasan negara Eropa, termasuk Perancis, Jerman, Spanyol, dan Irlandia.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai kasus pada manusia tersebut masih bersifat terisolasi dan kemungkinan penyebaran lebih luas saat ini tergolong rendah. Meski demikian, penyelidikan terkait infeksi dan kematian pasien masih berlangsung. Lantas, apa itu virus shamonda dan apakah berbahaya?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Danur Lambang Pristiandaru
Penulis Naskah: Lina Tiyas Patmulasih
Narator: Lina Tiyas Patmulasih
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: Redline Pursuit (AI)
Artikel terkait: https://www.kompas.com/tren/read/2026/10/23/073000865/biasanya-menyerang-ternak-virus-shamonda-terdeteksi-pada-manusia-untuk-kali
#Virus #VirusShamonda #Perancis #Peristiwa #Penyakit #DailyNews #Kesehatan